Kaya Bukan Sebuah Tanda Kemuliaan Dan Miskin Bukan Pula Menjadi Tanda Kehinaan!
Kamis, 05 Maret 2020
Edit
Tidak semua orang mampu menerima keadaan yang ia alami saat ini, baik itu orang miskin ataupun orang yang kaya belum tentu bisa menerima keadaanya saat ini.
Orang kaya bisa lebih menderita dibandingkan dengan orang-orang miskin, dan begitu juga sebaliknya, orang miskin bisa lebih bahagia dengan hidup yang ia miliki. Karena orang-orang kaya belum tentu bisa menerima keadaan mereka saat ini dalam artian mereka belum bisa bersyukur dengan yang dimiliki.
Orang kaya bisa lebih menderita dibandingkan dengan orang-orang miskin, dan begitu juga sebaliknya, orang miskin bisa lebih bahagia dengan hidup yang ia miliki. Karena orang-orang kaya belum tentu bisa menerima keadaan mereka saat ini dalam artian mereka belum bisa bersyukur dengan yang dimiliki.
Baca Juga
Mungkin dalam segi ekonomi orang kaya memiliki kelebihan, namun dalam hal lain terdapat beberapa kekurangan bahkan hingga kehilangan. Seperti kasih sayang, perhatian, komunikasi, dan rasa saling peduli.
Ya sekarang ini kebanyakan orang kaya kehilangan sebagian besar hal tersebut. Maka dari itu, hidup ini bukan tentang paling kaya ataupun paling miskin, karena yang terpenting seberapa banyak kita bersyukur atas nikmat yang Allah berikan.
Karena hidup ini tentang bagaimana kita bisa saling berbagi kepada sesama. Untuk apa status kaya jika kita tidak peka dengan keadaan sekitar, tidak membiasakan diri untuk bershadaqah. Maka sia-sia harta yang kita miliki jika tidak membuat diri kita menjadi lebih bermanfaat untuk orang lain.
Kita mungkin bagga dengan apa yang kita dapatkan dihari kemaren dan hari ini, kita bahagia dengan apa yang sudah kita genggam ditangan. Tapi apa gunanya jika kita lupa untuk sekedar bersyukur mengingat kemurahan rezeki yang telah Allah berikan kepada kita.
Karena rezeki itu tidak datang dengan sendirinya kepada kita, Allah yang telah menjamin segala kebutuhan yang kita butuhkan dengan tanpa diminta. Tapi setelah semuanya terkabul kita masih saja lalai untuk menyadarinya.
Padahal hidup itu bukan hanya sekedar tentang rezeki yang sudah menjadi hak paten diri perorangan, yang menjadikan kita mempunyai predikat kaya ataupun miskin, tapi hidup itu tentang kesadaran kita tentang pemberian Allah.
Tak ada yang bisa menjadikan kita lebih baik dalam membawa hidup, dalam menikmati hidup yang kita miliki, kecuali rasa syukur yang selalu kita kedepankan.
Karena sekecil apapun rezeki yang kita dapatkan tetap saja datangnya dari Allah, kita harus menyadari hal itu agar apa yang kita dapatkan selalu membuat hidup kita nampak sederhana dan tidak selalu merasa kurang.
Jangan sampai berputus asa jika keadaan kita tidak seperti mereka yang kita anggap sudah lebih kaya dari kita, karena kita mempunyai takaran rezekinya masing-masing. Jika hari ini orang lain mendapat rezeki yang lebih banyak, mungkin besok giliran kita.
Hanya saja kuncinya kita tidak boleh berburuk sangka kepada Allah, kita tidak boleh merasa bersedih karena belum berkecukupan sepenuhnya, karena sebenarnya Allah telah kita miliki.
Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang
Sumber : Berbagai Sumber Media Online